Kamis, 29 Agustus 2013

PILGUB JATIM

SEBUAH IRONI PILKADA DI KAMPUNGKU
Data Perolehan Suara di Beberapa TPS Kampungku :
TPS 48 Gang Kemuning :
No urut 1 : 72 suara
No urut 2 :   6 suara
No urut 3 : 26 suara
No urut 4 : 92 suara
Yang rusak: 7 suara
Total    : 193
seharusnya : 463
Hanya 42 % yang datang ke TPS

TPS 49 Gang Kenanga :
No urut 1    :  63 suara
No urut 2    :    2 suara
No urut 3    :  16 suara
No urut 4    : 112 suara
Yang rusak  : 5 suara
Total : 198
Seharusnya 450
Hanya 44% yang datang ke TPS

TPS 50 Gang Teratai :
No urut  1   : 62 suara
No urut  2   :  2  suara
No urut  3   : 14 suara
No urut  4   : 72 suara
Yang rusak  :   4 suara
Total           : 154
Seharusnya : 362
Hanya 43 % yang datang ke TPS

      Kasihan uang negara milyaran rupiah untuk biaya Pilkada kalau partisipasi masyarakat sangat kecil.Maka sangatlah baik apabila ada pimpinan lembaga baik negeri maupun swasta, mengingatkan kepada anak buahnya supaya datang ke TPS agar tidak GOLPUT. Pemerintah jga sudah memberi ruang bahwa hari itu diliburkan, agar bisa leluasa datang dan memberi suaranya di TPS siapapun yang dipilihnya.

Rabu, 21 Agustus 2013

SHOLAT DHUHUR DI MASJID AL-FAROCH

Selama renovasi belum selesai, kami Sholat di Masjid Al-Faroch, salah satu Masjid di dekat sekolah kami. Kebetulan di masjid itu,  juga sedang diadakan renovasi. Ya akhirnya sholat di teras masjidpun tidak apa-apa. Dari pada harus nunggu sholat di rumah dengan resiko waktu sholat mepet dengan Ashar.

 Aku dan pak Asrofil guru agama sehabis sholat dhuhur.(HP Nokia C2)


"Kapan ya pak Jito, kita punya Musholla sendiri." Kata pak Asrofil. (HP Nokia C2)

MATAHARI CINCIN

FENOMENA ALAM SIKLUS ALAMI CIPTAAN ALLLAH SWT.

 Subhanalloh, indahnya ciptaan Alloh ini

 Alloh Pencipta Alam dan segala isinya

 Ya Alloh, betapa agung ciptaanmu ini, tiada yang dapat menandinginya

 Subhanalloh....., indahnya....!

 Lukisan Alloh yang lain, di Pantai Taman Lorok Pacitan

Meeerdeekaaa....! Meeerrdeekaaa....! Anak2 kelas V-A dan V-B meneriakkan pekik Merdeka

Jumat, 16 Agustus 2013

UPACARA HUT KEMERDEKAAN RI 68

UPACARA DETIK-DETIK PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI 17-08-2013

 LOGO RESMI HUT RI KE 68

 DR.H. SUSILO BABANG YUDHOYONO, sedang memimpin upacara di Istana Negara

 Teks proklamasi kemerdekaan RI, asli tulisan tangan Bung Karno

 Petugas pembawa Bendera

 Wakil Presiden beserta Ibu juga mengikuti upacara

 Petugas pembawa bendera, dikawal ketat

 Pengawalan terhadap bendera merah putih

 Mas Jito setelah selesai mengikuti upacara

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

SELAMAT HUT RI KE 68

 Kegembiraan rakyat dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI dengan pesta rakyat panjat pinang.

 Untuk menanamkan jiwa patriotisme, diadakan lomba gerak jalan untuk anak-anak

 Ibu Wali Kota Surabaya, Ir.Tri Rismaharini memberi wejangan dan do'a kepada peserta paskibraka agar pelaksanaan pengibaran bendera merah putih selamat dan sukses.

 Paskibraka tingkat Nasional

Dari lubuk hati yang paling dalam saya mengucapkan : "Dirgahayu RI"
Jito Sujito Wong Lorok

Kamis, 15 Agustus 2013

LUBANG MISTERI DI SPGN PACITAN

Siapa saja yang pernah sekolah di SPGN Pacitan pasti akan mengenal atau setidakknya pernah melihat lubang kecil di ruang kelas TK. Besar lubang itu kurang lebih berukuran 30 cm x 30 cm, di samping meja guru. Berada di dinding sebelah barat daya ruang kelas setinggi dada orang dewasa. Letak Kelas itu lurus dengan lorong lobi teras antara kantor dan ruang guru. Kalau digaris , maka akan segaris lurus mulai pintu gerbang, lobi tengah, pintu ruang kelas TK, lubang kecil disebelah meja guru dan lubang kecil di tembok belakang kaupaten terus sampai pintu gerbang utama kabupaten.
Mengapa lubang itu misteri? Karena setiap lubang itu ditutup Baik itu iseng atau disengaja. Baik menggunakan karton, tripleks maupun papan, maka misteri itu akan timbul. Misalnya diseluruh ruang kelaas akan berbau kembang kenanga atau berbau minyak “srimpi” yang lazim digunakan untuk merawat orang mati. Kadang-kadang malah berbau “kembang boreh” kembang untuk nyekar ke kuburan. Kalau tutup lubang itu tidak segera dibuka maka akan lebih fatal lagi. Di ruang kelas itu akan ada anak yang mengalami kesurupan.
Kalau sudah seperti iti maka Mbah Bibit yang akan turun tangan. Mbah Bibit adalah kebon sekolah yang paling tua di SPG. Orangnya sudah sangat sepuh tapi sangat rajin dan enerjik. Langkah yang biasa dilakukan Mbah Bibit adalah membuka tutup lubang di tembok itu, dan mengusap wajah anak yang kesurupan berkali-kali dengan mulut tak henti-hentinya berkomat-kamit membaca mantra sampai anak yang kesurupan itu sembuh. Maka giliran Pak Sapto yang mengantar anak itu pulang ke rumah. Karena biasanya yang seing mengalami kesurupan adalah anak-anak perempuan.

Inilah Lubang misteri itu, sekarang menjadi "Pintu Keramat" yang menghubungkan Gedung YABII dan Kabupaten Pacitan.

Sampai sekarangpun Bapak Bupati tetap tidak berani menutup lubang itu. Tapi malah diberikan jalan yang lebih terhormat. Yaitu berupa pintu yang lehih baik dan lebih istimewa. Konon katanya itu adalah pintu utama para makhluk halus dan lelembut yang dari Kanjeng Jimat, Mbah Nggantung, lewat SPG, Kabupaten,Alun-alun, terus ke Segoro KIdul (Allohu’alam bi Sawab)


Selasa, 13 Agustus 2013

BIARKAN FOTO YANG BICARA

KENANGAN INDAH SAAT-SAAT REUNI SPGN PACITAN ANGKATAN 83,84 &85 di Gedung YABII (eks Gedung Sekolah SPGN Pacitan di Jl. Veteran No.15 Pacitan:
 


























Tentang aku:
Nama : Jito Sujito
Alamat : Jl. Bulak Banteng Baru Gg.Kenanga No39 Surabaya
Alamat Blog : www.sujitobr1.blogspot.com
Alamat Facebook : Jitaningtyas
Alamat Email : www.sujitobr1@gmail.com